Pesisir barat(tempolampung.com)-menaggapi berbagai polemik yang beredar di media sosial tentang kelangka an BBM subsidi berjenis poartalit di SPBUN pasar kota Krui kecamatan pesisir tengah kabupaten pesisir barat Lampung.(29/04/2026)
Kini dari pihak pengelola SPBUN pasar kota Krui menjelas kan kepada awak media tentang prosedur penyaluran BBM subsidi jenis portalit,"penyaluran BBM subsidi berjenis poartalit ini harus ada rekom dari pihak pemerintah yang di bidangi oleh dinas perikanan karna SPBUN ini khusus untuk Para nelayan yang ada di pesisir barat ini,"jelas nya.
Nelayan pun di wajib kan membawa rekomendasi yang berbentuk barkot dari dinas perikanan, untuk pembelian nya pun sudah di tentukan sesuai kebutuhan nelayan.
Yona selaku pengelola SPBUN menegaskan,"jadi kami dari pihak pengelola SPBUN ini tidak pernah mengeluarkan BBM subsidi jenis portalit ini tampa ada nya rekom dari dinas perikanan karna sudah jelas BBM subsidi jenis poartalit ini khusus untuk nelayan kami pun juga melayani yang membawa rekom dari dinas di luar dari pada itu kami tidak layani.
Dia juga menjelas kan,"kenapa terkadang terjadi kekosongan BBM jadi jumlah BBM yang turun itu sebanyak 8000 liter itu sesuai rekom yang kita ajukan sementara saat ini rekom dari dinas bertambah dari yang kita ajukan untuk penambahan tersebut sudah kita upaya kan mengajukan ke partaminia panjang itulah sebab nya kenapa terkadang terjadi kekosongan BBM,"ungkap nya.
Mengutip dari penjelasan pihak pengelola SPBUN terjadi kelangkaan bukan karna penyelewengan tapi karna bertambah kuata rekom.(Red/dodok)

Posting Komentar