Pesisir barat-(tempolampung.com)- badan usaha milik desa(BUMDES) pekon way suluh kecamatan Krui selatan kabupaten pesisir barat Lampung kini menuwai pertanyaan.(28/06/2026)
Tahun anggaran 2025 pekon way suluh telah menganggarkan BUMDES sebesar 190,00.000 dengan kegiatan Budi daya penggemukan ayam kampung.
Lokasi pembangunan kandang dang dan Budi daya penggemukan ayam kampung terletak di pemangku Sukarame pekon way suluh tepat di belakang kediaman ketua BUMDES maju bersama.
Aneh nya masyarakat seputan lokasi tidak tau seberapa banyak ayam yang di Budi daya kan dan dari umur berapa ayam tersebut.
Ya," saya tidak tau berapa banyak ayam yang di beli dan kisaran umur berapa saya tidak tau karna saya tidak berkecimpung di hal itu,"ungkap ny.yang enggan di sebut kan nama ny.
Masih di seputaran lokasi BUMDES maju bersama masyarakat yang tak ingin juga di sebut kan nama nya,"kalau BUMDES ini saya tidak tau persis karana selain kami masyarakat di larang masuk yang bisa masuk atau melihat secara pasti nya cuma petugas nya saja,berapa ekor dan berapa banyak ny saya tidak tau walau pun rumah saya tidak jauh dari lokasi pembangunan kandang ayam itu jadi saya tegas kan lagi saya tidak tau berapa banyak bibit nya dan berapa banyak yang sudah di pasar kan saya tidak tau bang,"ucap nya.
Kenapa masyarakat di larang masuk..? Hanya petugas nya saja yang boleh masuk, Ada apa dengan BUMDES pekon way suluh.?
Pada saat di kompirmasi ketua BUMDES maju bersama bapak Supriyanto mengata kan," Dengan anggaran 190.000.000 pembangunan kandang ayam ukuran 6×7 beratap kan seng berdinding kan papan dengan lebar 10cm pasilitas yang ada 1 unit jenset berukuran sedang
1 unit Penampung air berukuran 500 liter
2 unit Penampung air berukuran 250 liter
1 pemasangan kWh
4 unit cctv berikut layar
1 unit mesin pencacah rumput dan kawat jaring.
Selain dari kandang dan pasilitas yang ada
Bibit ayam kampung sebanyak 1000 ekor ayam berumur 6 hari seharga 15000 per ekor nya di tambah dengan pakan kiran 2,7 ton per ton dengan hargaRp 700ribu di tambah dengan pitamin,"papar nya.
Masih kata pak Supriyanto,"selain itu lahan berukuran 10×10 itu sewa karna lokasi tersebut kebetulan punya saya sendiri,kalau berapa pertahun nya saya tidak bisa jelas kan karna saya takut salah sebut,"kata nya.
Secara analisa dari anggaran tersebut dan pernyataan ketua BUMDES maju bersama besar dugaan ada unsur korupsi dan memperkaya diri sendiri.(Red/dodok)


Posting Komentar